Rindu Dalam Air Mata Sujud

9:35 AM

Ketika ku menutup mata, memori itu kembali teringat di benakku
Ketika ku menutup telinga, suara itu kembali menghantuiku
Ketika ku menutup mulut, hati ini seakan ingin berontak
Akankah kehidupan akan terus mempermainkan diriku?

Aku begitu terluka, aku begitu hancur
Setelah sekian lama, aku kembali dipermainkan oleh kehidupan ini
Kehidupan yang tak pernah berhenti mengusik diriku
Kehidupan yang tak pernah berhenti mengganggu jiwa dan pikiranku

Apakah aku tak boleh hidup berbahagia?
Apakah aku tak boleh hidup dalam dongeng dan khayalan?
Apakah aku tak boleh hidup dalam mimpi?
Apakah akhir kisahku tak bisa seperti dalam dongeng?

Aku ini hanya manusia biasa ya Allah
Aku tak sekuat itu, aku tak setegar itu, aku tak setabah itu
Betapa keras aku mencoba untuk bertahan
Betapa keras pula aku dipermainkan oleh hidup ini

Aku berharap ini semua hanyalah khayalanku
Aku berharap ini semua hanyalah mimpiku
Mimpi buruk yang hanya akan hidup dalam mimpiku
Mimpi buruk yang akan berakhir sewaktu aku membuka mataku

Tetapi, ini bukanlah mimpi, ini bukanlah khayalan
Ini adalah nyata, begitu nyata sampai membuat dadaku sesak
Ini adalah ujian untuk ke-sekian kalinya yang Kau berikan untukku
Ini adalah tamparan yang Kau berikan kembali untukku

Haruskah aku mensyukuri ini semua?
Haruskah aku berterima kasih kepada-Mu ya Allah?
Sungguh, aku tak tahu apa yang harus aku lakukan
Sungguh, aku tak sanggup berkata lagi dalam lisanku ini

Aku hilang arah, aku tersesat
Bantu aku ya Allah, bantu aku untuk bertahan
Dahulu Kau mampu membantuku berdiri
Dahulu Kau mampu membangkitkan diriku

Kali ini pun, aku yakin Kau akan menolongku
Engkau yang  membolak-balikkan hati setiap manusia
Engkau dapat membuat Nabi Ibrahim AS mampu mengorbankan anaknya hanya karena-Mu
Engkau pulalah yang membuat Rasulullah AW begitu tegar sewaktu ditinggalkan istrinya, Khadijah r.a

Aku tahu, aku bukan Nabi Ibrahim AS
Aku pula tahu bahwa aku bukanlah Rasulullah SAW
Aku sadar, aku bukanlah Malaikat
Tapi, aku yakin Engkau juga menyayangi diriku, umat-Mu

Bukankah manusia diberikan cobaan hanya karena Kau sayang dengannya?
Bukankah Kau berikan ujian hanya untuk membuatku tersadar?
Bahwa Kau itu benar adanya, dan akan selalu ada?
Bahwa Kau ingin aku selalu mengingat diri-Mu?
Bahwa Kau akan selalu hidup dalam hatiku?
Bahwa Kau rindu dengan air mata dalam sujudku?




Love,
Sylvia

You Might Also Like

0 Comments

Popular Posts

Like us on Facebook

Flickr Images